Berapa Ukuran Panel Pagar Standar?
- account_circle erlin
- calendar_month 11/09/2025
- visibility 119
- comment 0 komentar
- label Uncategorized
Pagar panel beton merupakan inovasi pagar masa kini dari susunan beton cetak dengan penyangga tiang kolom beton. Cara pemasangannya sangat praktis, yakni lembaran panel beton dimasukkan dalam kolam beton yang telah terpasang. Namun, ukuran panel harus dihitung terlebih dahulu.
Lantas berapa ukuran panel pagar standar yang umum digunakan pada suatu proyek? Untuk mengetahui jawabannya sekaligus tentang cara menghitung kebutuhan pagar panel beton, simak penjelasan berikut ini!
Berapa Ukuran Panel Pagar Standar?
Panel beton sekarang ini banyak dipilih untuk pagar, alasannya karena tampilannya tidak kalah dari beton konvensional dan bisa menghasilkan susunan dinding beton yang kokoh. Pagar panel beton termasuk produk beton pracetak basah, di mana pembuatannya dengan campuran beton basah.
Dari ukuran panel betonnya, di pasaran tersedia dalam beberapa jenis, namun rata-rata produsen menjual panel ukuran standar. Untuk ukuran tinggi standar adalah 40 cm per lembarnya, tersedia juga ukuran 0,91 m, 1,22 m, 1,52 m atau 90 cm, 120 cm, 150 cm, dan 180 cm. Sedangkan ukuran lebarnya 1,83 m atau 180 cm.
Cara Menghitung Kebutuhan Panel Pagar Beton
Panel pagar beton yang akan dipasang ukurannya harus pas dengan areanya. Untuk itulah, proses pemasangan harus mengikuti aturan perhitungan yang tepat. Dengan melakukan perhitungan yang jelas, jumlah biaya yang akan Anda keluarkan juga jelas. Ini cara menghitungnya:
- Mengukur Panjang Proyek
Langkah pertama, Anda perlu mengukur panjang lahan proyek yang akan dipagar. Contohnya, jika total panjang area 100 m, maka panel pagar yang dibutuhkan harus memenuhi area 100 m tersebut.
- Menentukan Tinggi Pagar
Panel beton di pasaran tinggi standarnya 40 cm per lembar. Contohnya, jika Anda ingin membuat pagar beton dengan tinggi 160 cm, artinya Anda membutuhkan 160 cm dibagi 40 cm, hasilnya 4 susunan panel setiap titiknya.
- Menghitung Jarak Antar Kolom
Langkah selanjutnya adalah menghitung jarak ideal antar kolom, misalnya standar ukurannya 2,5 m. Jadi, 100 m sama dengan 100 dibagi 2,5 kolom hasilnya 40 ditambah 1 kolom hasil akhirnya adalah 41 kolom.
- Menghitung Material yang Dibutuhkan
Menghitung material panel beton adalah 40 bidang dikali 4 susun hasilnya 160 cm. Untuk menghitung kolom beton sejumlah 41 kolom, maka tambahkan 5-10% untuk cadangan. Tujuannya sebagai antisipasi kerusakan maupun kesalahan pada proses pemasangan nantinya.
Bagian-Bagian Panel Pagar Beton
Panel pagar beton memiliki bagian-bagian tertentu, secara umum terdapat dua komponen, yakni komponen utama serta komponen pendukung. Di mana keduanya mempunyai fungsi masing-masing. Berikut penjelasannya:
- Tiang Pagar Beton
Tiang pagar beton fungsinya untuk menjepit sekaligus sebagai tumpuan daun panel supaya tetap berdiri tegak. Ukuran yang umum digunakan tiang pagar beton sangat beragam menyesuaikan ketinggian pagar beton yang dipasang.
- Daun Panel Beton
Daun panel beton umumnya dibentuk segi empat solid. Namun, ada juga yang bentuknya menyesuaikan kebutuhan proyek, misalnya bentuknya tembus pandang untuk tipe pagar beton minimalis. Meski ukurannya sangat bervariasi, tapi umumnya mempunyai panjang 240 cm dan tebalnya 5 cm.
- Besi Siku dan Kawat Duri
Komponen panel pagar beton berikutnya adalah besi siku dan kawat duri. Letaknya ada di paling atas pagar, sehingga tidak melompati panel pagarnya dengan tujuan pengamanan. Untuk besi siku diletakkan pada puncak tiang kolom serta kawat duri saling dikaitkan pada besi.
Untuk Anda yang sedang mencari jasa penyedia dan pemasangan panel pagar beton, PT Adiwangsa Mitra Konstruksi bisa jadi solusinya. Kami sudah berpengalaman dalam menangani pembuatan dan pemasangan panel pagar beton. Hubungi customer service kami untuk info selengkapnya!

Saat ini belum ada komentar