Beranda » Mengenal Pagar Beton » Pagar Arcon: Arti, Bagian, dan Cara Memilih Penyedianya

Pagar Arcon: Arti, Bagian, dan Cara Memilih Penyedianya

Anda mungkin pernah mendengar tetangga atau tukang menyebut pagar arcon, lalu bingung saat mencari penyedianya. Ada yang menulis pagar panel beton, ada yang menulis pagar precast, bahkan ada yang menulis pagar prikes. Jadi, apakah semua itu barang yang berbeda? Jawabannya tidak. Di artikel ini kami jelaskan artinya, bagian pagarnya, dan cara memilih penyedia yang tepat.

Sebagai gambaran, kami mulai dari proyek nyata kami di Kemang, Bogor. Pemilik lahan di sana punya lahan terbuka yang belum berbatas. Seperti umumnya pemilik lahan, dia butuh batas yang cepat berdiri dan progres yang bisa dia pantau tanpa harus datang setiap hari. Karena itu, tim kami survei pada 19 Oktober untuk meninjau batas lahan, lalu mulai memasang pagar arcon dua hari kemudian. Selama pengerjaan, kami mengirim laporan progres, sehingga pemilik tetap tahu perkembangan tanpa harus datang. Hasilnya, pagar panel beton selesai pada 25 Oktober dan mendapat garansi 3 bulan. Ceritanya ada di proyek pagar panel beton Kemang Bogor.

Untuk hitungan anggaran, Anda bisa langsung membuka halaman harga pagar panel beton.

Daftar Isi

Pagar arcon hasil pemasangan tim memanjang di sisi jalan lingkungan
Pagar panel beton hasil pemasangan tim Adiwangsa memanjang di sisi jalan lingkungan.

Pagar Arcon Adalah Pagar Panel Beton Precast

Jawaban singkatnya, pagar arcon adalah sebutan lain untuk pagar panel beton precast. Bentuknya sama: lembaran panel beton yang tim susun di antara tiang beton, lalu berdiri di atas pondasi. Bedanya hanya pada nama yang orang pakai di tiap daerah.

Kenapa ini penting? Sebab saat Anda membandingkan penawaran, nama yang berbeda bisa membuat Anda mengira barangnya berbeda. Akibatnya, Anda bisa saja menolak penawaran yang sebenarnya sesuai, atau sebaliknya. Karena itu, lebih aman membaca isi penawarannya daripada namanya.

Apa Itu Pagar Arcon?

Secara sederhana, pagar arcon adalah pagar dari panel dan tiang beton pracetak, yaitu beton yang pabrik cetak lebih dulu. Setelah material siap, tim membawanya ke lokasi, memasang tiang dengan pondasi setempat di setiap titik tiang, lalu menyusun panel dari bawah ke atas. Karena panel masuk ke alur tiang, tukang tidak perlu memasang bata satu per satu.

Lalu, dari mana nama arcon? Menurut penjelasan sejumlah produsen precast, nama itu melekat karena produsen pagar panel generasi awal memakai nama itu. Lama kelamaan, orang memakai nama itu untuk semua pagar panel beton, mirip merek yang akhirnya menjadi sebutan umum. Jadi, saat seseorang menyebut pagar beton arcon, yang dia maksud pada umumnya adalah pagar panel beton precast.

Kalau Anda ingin memahami beda beton cor biasa dengan precast, baca juga bedanya beton dan precast.

Arcon, Prikes, dan Precast: Satu Produk, Banyak Sebutan

Di lapangan, satu barang bisa punya banyak nama. Misalnya, pembeli di satu daerah menyebut pagar prikes, yang sebenarnya pelafalan awam dari kata precast. Sementara itu, penjual lain menulis pagar panel beton atau pagar beton susun. Pada dasarnya, semua istilah itu merujuk ke sistem yang sama.

SebutanMaksud umumnyaYang perlu Anda cek
Pagar arconPagar panel beton precastJumlah susun dan tinggi total
Pagar prikesSama, pelafalan awam dari precastMutu beton dan isi penawaran
Pagar panel betonPanel dan tiang buatan pabrikKomponen yang sudah termasuk
Pagar beton susunPanel yang berjajar di antara tiangApakah tiang, pondasi, dan pasang ikut

Jadi, yang paling menentukan bukan sebutannya, melainkan isinya. Tanyakan selalu jumlah susun, mutu beton, dan komponen yang sudah termasuk, supaya perbandingan Anda adil.

Bagian Pagar Arcon: Panel, Tiang, dan Pondasi

Supaya Anda bisa membaca penawaran dengan tenang, kenali tiga bagian pokok pagar arcon berikut:

  1. Panel. Lembaran beton bertulang yang menjadi badan pagar. Di Adiwangsa, setiap tambahan satu susun panel menambah tinggi sekitar 40 cm.
  2. Tiang. Tiang beton beralur yang menjepit ujung panel. Panjang tiang mengikuti tinggi pagar yang Anda pilih.
  3. Pondasi. Pondasi setempat di setiap titik tiang. Tim menyesuaikan pondasi dengan kondisi tanah hasil survei.
Jumlah susunTinggi kira-kiraCatatan
4 susunsekitar 160 cmTinggi standar paket pagar panel beton kami
5 susunsekitar 200 cmTambah satu panel dari 4 susun
6 susunsekitar 240 cmTim cek kondisi lahan saat survei

Ukuran panel bisa berbeda antar produsen. Karena itu, tim kami menulis ukuran pastinya di penawaran tertulis. Untuk gambaran ukuran yang umum, baca berapa ukuran panel pagar standar.

Kartu info: panel, tiang, dan pondasi yang perlu dicek di penawaran
Deretan panel beton di antara tiang, mengikuti garis batas lahan.

Kelebihan dan Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Pagar panel beton punya beberapa kelebihan daripada tembok bata. Berikut yang paling terasa bagi pemilik lahan:

  • Cepat berdiri. Sebagai gambaran, pagar 100 meter umumnya terpasang sekitar 5 sampai 7 hari.
  • Rapi. Ukuran panel seragam, sehingga garis pagar mudah lurus.
  • Bisa dibongkar pasang. Tim bisa melepas panel dan memasangnya lagi bila batas lahan berubah.
  • Lahan tetap bersih. Pekerjaan adukan di lokasi jauh lebih sedikit daripada tembok bata.

Namun, ada juga hal yang perlu Anda perhatikan. Pertama, panel dan tiang cukup berat, jadi truk material perlu akses ke lokasi. Kedua, lahan miring butuh penyesuaian pondasi dan susunan panel. Ketiga, kalau Anda butuh kawat di atas pagar, misalnya kawat duri, biayanya mengikuti kebutuhan dan tim tulis sebagai item sendiri.

Kembali ke proyek Kemang Bogor tadi. Awalnya, lahan itu belum punya batas sama sekali. Kemudian, tim kami memastikan titik tiang lebih dulu, lalu material tiang dan panel tiba di lokasi. Setelah itu, tim mendirikan tiang dan menyusun panel sampai mengikuti batas hasil survei. Akhirnya, pemilik lahan mendapat batas yang jelas sejak hari pertama pemasangan, dan pekerjaan rampung dalam lima hari, dari 21 sampai 25 Oktober.

Kartu info: sebutan berbeda untuk sistem yang sama, berlatar lahan berbatas
Pagar panel beton berdiri sebagai batas keliling lahan terbuka.

Cara Memilih Penyedia Pagar Panel Arcon

Karena pagar arcon punya banyak sebutan, cara terbaik memilih penyedia adalah membandingkan isi penawarannya. Berikut langkah yang bisa Anda pakai:

  1. Minta penawaran tertulis. Pastikan ada jumlah susun, tinggi, mutu beton, dan panjang pagar.
  2. Cek komponen yang termasuk. Apakah tiang, pondasi, jasa pasang, dan pengiriman sudah masuk?
  3. Tanyakan jadwal dan laporan progres. Penyedia yang jelas akan memberi jadwal setelah survei.
  4. Cek garansi. Tanyakan masa garansi dan cara klaimnya.

Selain itu, minta penyedia meninjau lahan lebih dulu sebelum mengunci angka. Konsultasi selalu gratis. Survei lokasi gratis untuk area Jabodetabek; untuk luar Jabodetabek, ketentuannya dijelaskan tim sebelum jadwal survei.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa itu pagar beton arcon?

Sebutan lain untuk pagar panel beton precast, yaitu panel beton yang berjajar di antara tiang beton dan berdiri di atas pondasi setempat.

Apakah pagar prikes sama dengan pagar panel beton?

Sama. Prikes adalah pelafalan awam dari precast, jadi pagar prikes merujuk ke pagar panel beton precast.

Berapa tinggi pagar panel 4 susun?

Sekitar 160 cm. Setiap tambahan satu susun menambah tinggi sekitar 40 cm.

Berapa lama pemasangannya?

Umumnya pagar 100 meter terpasang sekitar 5 sampai 7 hari. Tim mengirim jadwal pasti setelah survei.

Jadi, pagar arcon, pagar prikes, dan pagar panel beton precast pada dasarnya produk yang sama dengan nama berbeda. Langkah berikutnya, kirim lokasi, perkiraan panjang, dan tinggi yang Anda inginkan ke tim PT Adiwangsa Prima Konstruksi. Kami bantu menghitung kebutuhan pagar arcon untuk lahan Anda, tanpa biaya konsultasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less